Menafsir Jejak untuk Mengkritisi Hari Ini, dan Bersiap-siap untuk Nanti

Menafsir Jejak untuk Mengkritisi Hari Ini, dan Bersiap-siap untuk Nanti

27 Januari 2015

Bale Handap,
Selasar Sunaryo Art Space

Peluncuran Buku
Turning Targets - 25 Tahun Cemeti


Pendedah:
Bambang Sugiharto dan Gustaff Harriman Iskandar

Moderator:
Chabib Duta hapsoro



07.jpg

Tahun 2013 yang lalu, Rumah Seni Cemeti merayakan ulang tahun yang ke-25 melalui rangkaian acara bertajuk “Turning Targets”, di mana penyusunan buku Turning Targets: 25 Tahun Cemeti menjadi salah satu program di dalamnya. Akhirnya setelah melalui kerja keras selama dua tahun ini, penggarapan buku tersebut telah diselesaikan dan siap untuk dipersembahkan kepada publik seni rupa kontemporer Indonesia dan Internasional.


"Buku Turning Targets: 25 Tahun Cemeti ini digarap bukan sekedar sebagai penanda capaian 25 tahun usia Cemeti, tetapi lebih pada menafsir kembali jejak-jejak penting perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia di masa lampau, dan membaca fenomena seni rupa kontemporer Indonesia saat ini. Para penulis buku yang terdiri dari seniman, kurator, peneliti, penulis, direktur artistik, sejarawan; menawarkan wacana dari berbagai macam sudut pandang dan pendekatan kritis mengenai perubahan praktek seni rupa kontemporer, perkembangan estetika, kontestasi ruang dan ideologi, relasi subjek dan kuasa di dalam medan seni rupa. Meskipun kesan romantika tidak sepenuhnya dapat dihindari, namun buku ini mencoba menawarkan sebuah diskursus yang menjembatani transfer pengetahuan antar generasi dan semangat jaman yang berbeda."


Menafsir Jejak untuk Mengkritisi Hari Ini, dan Bersiap-siap untuk Nanti
Peluncuran buku Turning Targets: 25 Tahun Cemeti akan diselenggarakan di lima kota pada bulan Januari 2015, dimulai dari Surakarta (Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan, UNS), Surabaya (perpustakaan c2o), Bandung (Selasar Sunaryo Art Space), Jakarta (Galeri Nasional Indonesia) dan Yogyakarta (Rumah Seni Cemeti). Peluncuruan buku tersebut diharapkan akan menjadi perpanjangan dialektika wacana seni rupa kontemporer Indonesia, bukannya menjadi ajang konfirmasi dan legitimasi kesahihan wacana. Oleh karena itulah, Rumah Seni Cemeti menggandeng ruang-ruang kesenian dari berbagai kota untuk turut berbagi sudut pandang dan gagasan terkait dengan topik-topik yang telah diwacanakan di dalam buku 25 Tahun Cemeti. Bersama dengan Rumah Seni Cemeti tiap-tiap ruang penyelenggara peluncuran buku akan menentukan topik yang sesuai dengan konteks lokus dan medan sosialnya, mengundang pembicara di luar penulis buku untuk memperkaya pembacaan (bukan evaluasi terhadap buku, tetapi bisa juga membicarakan topik-topik seputar kumparan medan sosial seni di luar Cemeti), dan mendesain kerangka acara.
Press_Jazzsphere.jpg

Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Adytria Negara

Program Manager

program@selasarsunaryo.com

+62 851-9500-4505