Diyanto

Solitair – Solidair

TAHUN

MEDIUM

2002

Cat akrilik, kain dan kanvas

DIMENSI

130 x 190 cm (diptych)

Lukisan Solitair-Solidair berwujud dua bagian kanvas yang disatukan. Di sebelah kanan, nampak figur perempuan yang sedang duduk sendiri, seperti menunggu sesuatu yang tak kunjung datang. Di sebelah kiri, terdapat gambaran deretan repetisi (motif) tulisan yang berasal dari lembaran kain produksi pabrik. Di bagian tengah kain bermotif tulisan tersebut ditempatkan bidang kanvas berbentuk bujur sangkar kecil yang menggambarkan sebongkah batu.

Pada karya ini, Diyanto seperti berniat menyatukan dua teks yang tidak memiliki relasi penandaan yang jelas, bahkan cenderung bertentangan satu sama lain. Diyanto menghadirkan secara bersamaan dua citraan yang berada dalam posisi biner: gambaran kesendirian yang diwakili oleh ruang pribadi figur wanita di kanvas sebelah kiri dan repetisi tulisan yang menyiratkan ‘keributan’ sebagai dua teks yang saling mengandaikan, berinteraksi dan menghasilkan berbagai impresi dan makna. Salah satunya kita bisa memaknai tentang semakin kaburnya batas ruang pribadi dan ruang publik.