Batang Mati, Cendawan Tumbuh

25 Maret –
29 Mei 2022

Ruang Sayap,
Selasar Sunaryo Art Space

Respon Dua Seniman Muda Terhadap Karya Koleksi Selasar Sunaryo Art Space
07.jpg

Pameran Batang Mati, Cendawan Tumbuh dapat dilihat sebagai awalan program sejenis berikutnya sebagai bentuk dari tugas SSAS sebagai ruang inkubasi praktisi muda seni. Sepanjang perjalanan SSAS, ini adalah kali pertama dua seniman muda diundang untuk merespon karya koleksinya.


“Pameran ini adalah presentasi dua perupa muda Rizal N. Ramadhan dan Nadya Jiwa Saraswati dalam merespon karya mural Yudi Yudoyoko berjudul Sungai Kehidupan (2012), koleksi Selasar Sunaryo Art Space (SSAS). Pameran ini menghadirkan kurator tamu Puja Anindita.”
topi naga - 2017.jpg
Sungai Kehidupan aslinya adalah bagian dari pameran Aku Adalah Bumi (dan Seri Lainnya) yang menggambarkan “pohon hidup” dan sejatinya merupakan karya sementara saja. SSAS mempertahankannya, menutupnya dengan panel, dan sekarang kembali dibuka kepada publik.Rizal dan Jiwa berangkat dari amatan mereka terhadap kondisi Sungai Kehidupan kini, yang beberapa bagiannya telah termakan usia. Amatan ini melahirkan tafsir soal yang abadi dan yang sementara, maupun kematian dan kehidupan yang sebenarnya saling menunjang demi keberlangsungan siklus hidup. Ini terwujud pada karya instalasi dan cetak digital Rizal serta lukisan Jiwa.
Mereka menampilkan instalasi, cetak digital, serta lukisan yang memalih “sosok” hingga asing dan tak mudah dikenali. Karya-karya yang hadir menjadi di antara makhluk dan objek, berulang-alik di antara jelas dan terpiuh atau terdistorsi. Batang Mati, Cendawan Tumbuh menjadi ungkapan kedua perupa tentang ketidakkekalan yang justru memberi harapan bagi lahirnya wujud baru, bahwa kehidupan menemukan jalannya pada apapun yang dapat memberinya daya hidup.

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:

Adytria Negara

Program Manager

program@selasarsunaryo.com

+62 851-9500-4505