Loading Events

« All Events

  • This event has passed.

Museum Potret Dokter Rudolfo

15 May - 30 June

- From IDR15.000
Rudolfo Eduardo

Pameran Tunggal R.E. Hartanto: Museum Potret Dokter Rudolfo

Dalam mati surinya, Rudolfo Eduardo pernah bersumpah akan mengabdi pada siapapun yang bisa mengirimkannya kembali ke alam fana: “Akan kubuatkan untuknya, sebuah monumen yang tak akan pernah ia lupakan. Semua orang di dunia akan mengenalnya sebagai penyelamat masa depan.”

Terombang-ambing antara hidup dan mati, Rudolfo mengucapkan ikrar itu berulangulang.

Pada suatu pagi, ketika hendak pergi memancing, Zonariu Balthazar menemukan tubuh Rudolfo yang nyaris membeku tergeletak di pinggir sungai. Merasa mengenal betul sosok laki-laki itu, Zonariu memutuskan untuk membawa Rudolfo pulang. Dengan sabar dan tekun, Ia merawat Rudolfo di kliniknya, memberinya terapi dan obat-obatan yang ia racik sendiri. Hari berganti minggu, berganti bulan, berganti tahun. Hingga pada suatu sore, Rudolfo bisa membuka mata, dan memperoleh kesadarannya kembali.

“Siapapun engkau, tuan, terimalah ucapan terima kasihku yang tak terhingga,” kata Rudolfo sambil bersimpuh di hadapan penolongnya. Zonariu hanya tersenyum. Matanya berkaca-kaca, penuh haru. “Kau boleh tinggal di sini, di klinik ini, untuk seterusnya, jika kau mau.”

Demikianlah awal pertemuan Rudolfo Eduardo dengan dokter Zonariu Balthazar. Selama tinggal di klinik, selain melakukan pekerjaan rutin seperti membersihkan ruang praktik, mencuci pakaian, memasak dan merawat tanaman obat-obatan, Rudolfo juga membantu Zonariu meracik obat dan menangani para pasien. Ia semakin menaruh hormat pada Zonariu, terlebih lagi ketika sang dokter mengijinkannya mempelajari kitab-kitab rahasia pengobatan. Di lain pihak, Zonariu sering dibuat kagum oleh kecakapan dan kecerdasan Eduardo dalam menyerap ilmu yang ia ajarkan. Rudolfo justru bisa memberikannya saran-saran yang jitu untuk mengatasi pasien-pasien yang menderita penyakit misterius.

Seiring dengan persahabatan yang terjalin semakin erat di antara Rudolfo dan Zonariu, reputasi klinik dokter Balthazar semakin menanjak. Ruang tunggu pasien selalu dipenuhi puluhan orang yang mengantri setiap harinya. Sesekali Rudolfo menjadi ‘dokter pengganti’, terutama ketika Zonariu mengambil cuti dan ingin menikmati hobinya memancing. Para pasien tak pernah keberatan ditangani oleh Rudolfo yang semakin fasih memberikan terapi dan menulis resep. Rudolfo melakukan semua pekerjaan di klinik dengan ikhlas, sebagai balas budinya kepada Zonariu sang penyelamat.

Suatu malam, Rudolfo terjaga dari tidur oleh petir yang menggelegar. Air hujan yang deras terhempas angin, mengetuk-ngetuk kaca jendela kamarnya. Seperti sebuah sirene kebakaran, suasana itu tiba-tiba mengingatkannya pada ikrar ketika mati suri. Saat itu juga, Rudolfo bangkit dari peraduan, bergegas menuju klinik, dan mulai bekerja untuk sebuah kejutan besar yang telah lama ia ingin persembahkan untuk ulang tahun sang guru pada 15 Mei nanti…

 


Agenda Acara:

Pembukaan Pameran:
Rabu, 15 Mei 2019 pukul 16.30 WIB
(dilanjutkan dengan buka puasa bersama)

Wicara Seniman
Jumat, 24 Mei 2019 pk 15.00 WIB

Tur Pameran
Jumat, 24 Mei 2019 pukul 14.00 WIB
Sabtu, 15 Juni 2019 pukul 15.00 WIB

Lokakarya Bersama Seniman
Sabtu, 25 Mei 2019
Minggu, 26 Mei 2019
Info pendaftaran di pembukaan pameran

HTM Galeri

Regular Pass IDR 15.000
All-access Pass IDR 25.000
GRATIS untuk usia <5 dan >70 tahun
GRATIS setiap program publik (tur, diskusi, dll)

Event Details

Date:
15 May - 30 June
Cost:
From IDR15.000
Space:
Bale Tonggoh
Curator:
Agung Hujatnikajennong

Venue

Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur No.100
Bandung, Jawa Barat 40198 Indonesia
Phone:
+62 22 2507939
Website:
www.selasarsunaryo.org

Event Details

Date:
15 May - 30 June
Cost:
From IDR15.000
Space:
Bale Tonggoh
Curator:
Agung Hujatnikajennong

Venue

Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur No.100
Bandung, Jawa Barat 40198 Indonesia
Phone:
+62 22 2507939
Website:
www.selasarsunaryo.org