Program

Event 

Title:
Pembual/Loudmouth
When:
20.04.2012 - 11.05.2012 
Category:
Programs 2012

Description

Pameran Tunggal David Armi Putra

20 April - 11 Mei 2012

Kurator: Agung Hujatnikajennong 

Pembukaan Pameran

Jumat, 20 April 2012, pk. 19.00 WIB
di Amphiteater - SSAS
akan dibuka oleh Dhira Lantang Acarya


Artist Talk

Sabtu, 21 April 2012, pk. 15.00 WIB
di Bale Handap - SSAS
Pembicara: David Armi Putra (Seniman)
Moderator: Agung Hujatnikajennong
Penanggap: Dr. Acep Iwan Saidi

Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) bekerjasama dengan Valentine Willie Fine Arts (VWFA) dengan bangga mempersembahkan Pembual, pameran seni rupa yang menampilkan karya-karya David Armi Putra. David (lahir di Batu Sangkar, Sumatra Barat, 1 Maret 1984) adalah seniman muda lulusan Studio Patung, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Sejak pertengahan 2000-an, David telah mengerjakan banyak lukisan dan instalasi yang berbasis pada narasi.

Dalam konteks karya-karya David, narasi difahami sebagai sebentuk tuturan tertulis, oral maupun visual yang menggambarkan kesalingterhubungan antar benda, tokoh, alur, waktu maupun peristiwa, baik yang nyata maupun tidak. Sejak 2008, David telah menggarap lukisan dan instalasi yang menonjolkan visualisasi karakter / tokoh cerita yang ia ciptakan sendiri. Tokoh-tokoh itu umumnya berkarakter fantasi dan surreal. Cerita-cerita yang hendak dibangun dalam karya-karyanya pun cenderung tak logis, bahkan absurd.


Seturut dengan eksperimentasi yang dijalaninya secara terus-menerus, kini David telah sampai pada tahapan eksplorasi yang lebih jauh dari sekadar menampilkan cerita. Karya-karyanya tidak lagi dimaksudkan sebagai visualisasi dari sebuah cerita atau simbol-simbol, melainkan representasi kehadiran suatu struktur yang menjadi prasyarat dalam suatu tuturan ataupun teks, sehingga ia dapat disebut naratif. Untuk mempersiapkan pameran ini, David membutuhkan waktu lebih dari dua tahun. Hasilnya adalah karya-karya yang memperlihatkan kecemerlangan gagasan, imajinasi, kecakapan tangan, dan pendekatan teknis yang rumit dan rinci.

Untuk pameran ini David menampilkan sejumlah lukisan dan instalasi yang menonjolkan aspek sekuens dan transformasi bentuk benda-benda, sehingga kita dapat menangkap elemen waktu di dalamnya. Dalam beberapa karyanya, ia juga mendekonstruksi linearitas yang umumnya menjadi ciri khas dari suatu narasi. Alih-alih mendapatkan alur cerita yang berurutan dan selesai, kita justru akan berhadapan dengan berbagai peristiwa, benda-benda dan 'tokoh-tokoh' yang dijalin secara rumit, canggung dan berputar-putar—layaknya sebuah bualan atau igauan yang mengambang dalam ruang tak bertepi. Di situ, penggambaran figur maupun kehadiran objek-objek yang berubah bentuk tidak dihadirkan sebagai kodifikasi tanda ataupun simbol, melainkan penanda dari perubahan, sebagai salah satu prasyarat utama suatu narasi.

(Agung Hujatnikajennong, kurator pameran)  

 

David Armi Putra - Pembual/Loudmouth (teaser):