Loading Events

« All Events

  • This event has passed.

100 Jahre Deutscher Werkbund

26 July - 18 August

- RP 25000
100 Jahre Deutscher Werkbund

Pameran 100 Jahre Deutscher Werkbund
Arsitektur dan Desain dari Jerman
Kurator: Winfried Nerdinger

Pameran Common Good(s)
Desain Produk Berwawasan Komunitas di Indonesia
Kurator: Adhi Nugraha dan Chabib Duta Hapsoro

Pameran 100 Jahre Deutscher Werkbund merupakan pameran dari Architekturmuseum von TU München dan Institut für Auslandbeziehung, dibuka pada tanggal 26 Juli 2019.

Pameran 100 Jahre Deutscher Werkbund merupakan pameran dari Architekturmuseum von TU München dan Institut für Auslandbeziehung, dibuka pada tanggal 26 Juli 2019.

100 Jahre Deutscher Werkbund 1907 | 2007. Sampai sepertiga akhir abad ke-20, tujuan memurnikan segenap dunia industri “dari bantal sofa hingga pembangunan urban” (Hermann Mutheus) melalui sudut pandang artistik dan “mendidik” publik dengan benda-benda yang “layak bentuk” mendefinisikan karya-karya German Werkbund. Adalah kredit bagi German Wekbund saat bidang usaha dewasa ini berupaya menampilkan seragam sebagai identitas perusahaan, dan saat terjadi pemahaman umum bahwa perancangan produk industri dan “desain industrial” diajarkan di universitas, dikembangkan perusahaan internasional, dan dipamerkan di museum.

Pameran 100 Years German Werkbund akan menyajikan babak penting dari sejarah kebudayaan dan ekonomi Jerman abad 20. Poster, model, mebel, desain, gambar, dan foto jelas menunjukkan berbagai pencapaian German Werkbund.

Tentang German Werkbund

Dua belas seniman dan arsitek, di antaranya Peter Behrens, Josef Hoffmannn, dan Richard Riemerschmid bersama dua belas firma di Munich membentuk German Werkbund pada Oktober 1907. Para pendirinya menetapkan tujuan Werkbund sebagai “penyempurnaan karya kriya dan hubungannya dengan seni, industri, dan kerajinan melalui pendidikan, propaganda, dan pengadopsian metode terpadu atas segala persoalan yang relevan terhadapnya”.

Pada 1959 di Marl, German Werkbund mengangkat topik “pembangunan massif” dan kehancuran “lingkungan” di konferensinya tentang Penghancuran Besar Bumi (Die grosse Landzerstörung), memberikan dorongan tegas pertama dalam membangun kesadaran publik akan ekologi dan konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi yang tidak terkendali. Kini, Werkbund kian memindahkan perhatiannya dari masalah produksi ke masalah konsumsi, yang masih tampak visioner dan merangsang situasi hari ini: bukan lagi pada “bentuk (produk) yang baik”, tetapi cara yang benar dalam menangani produk dan efek konsumsi ke dalam “masyarakat yang bersikap” agar berubah menjadi “masyarakat yang bertindak”.

Sebuah pameran oleh Institut für Auslandsbeziehungen e. V. (ifa), Stuttgart, Jerman, www.ifa.de, dipersembahkan oleh Goethe-Institut Bandung dan Selasar Sunaryo Art Space.

Pameran Common Good(s) merupakan bentuk respons dari pameran 100 Jahre Deutscher Werkbund yang dipersembahkan oleh Goethe-Institut Indonesia dan Selasar Sunaryo Art Space.

Menampilkan Imam Buchori Zainuddin, Hanyaterra, I Gusti Made Arsawan, Lembaga Bantuan Desain, Singgih Susilo Kartono.

Pameran ini bertujuan menghimpun karya-karya dan pengetahuan dari desainer-desainer produk terpilih di Indonesia yang memiliki rekam jejak bekerja bersama dengan komunitas. Seluruh materi pameran (objek-objek, infografis, arsip, dokumentasi dll) ditampilkan dalam format linimasa yang mencoba melacak jejak perkembangan praktik desain produk berwawasan komunitas di Indonesia sejak tahun 1970an hingga sekarang.

Para desainer ini meninggalkan zona nyaman dengan bekerja di daerah dan kawasan-kawasan pinggiran, melakukan praktik desain kolaboratif dan partisipatoris bersama warga. Alih-alih hanya sebagai desainer, mereka juga beranjak menjadi fasilitator bagi pertukaran pengetahuan dan kecakapan. Praktik desain juga terartikulasi untuk merangsang diskusi di antara warga yang menghasilkan pertumbuhan literasi dan kesadaran untuk kebaikan bersama. Pameran ini hendak memberikan pemahaman bahwa kerja-kerja kolektif bersama warga/komunitas dapat memberi insipirasi bagi praktik dan proses kreasi desain. Kerja-kerja kolektif ini kemudian mampu menginisiasi perilaku-perilaku baru di tengah masyarakat yang memicu integrasi dan kohesi sosial.

Common Good(s) dipersembahkan oleh Selasar Sunaryo Art Space dan Goethe-Institut Bandung merespons pameran 100 Years German Werkbund 1907|2017.

 

Pembukaan
26 Juli 2019, Pukul 19:00 WIB. (Gratis)

Waktu:
26 Juli – 18 Agustus 2019
Selasa – Minggu, Pukul 10:00 – 17:00 WIB.

Konferensi Pers
Kamis, 25 Juli 2019 pukul 13:00 WIB
Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur No. 100, Ciburial, Kec. Cimenyan, Bandung, Jawa Barat 40198

Tempat
Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur No. 100, Ciburial, Kec. Cimenyan, Bandung, Jawa Barat 40198

Mitra:
Architekturmuseum TU München
Institut für Auslandbeziehung
Selasar Sunaryo Art Space

 

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Lukman Hakim
Email: Lukman.Hakim@goethe.de
Tel: +62 22 4246 440 ext. 28

Dea Aprilia
Email: program@selasarsunaryo.com
Tel: +62 813 2000 9997

Event Details

Date:
26 July - 18 August
Cost:
RP 25000
Space:
Ruang A, Ruang B, Bale Tonggoh, Ruang Sayap
Curator:
Winfried Nerdinger, Adhi Nugraha dan Chabib Duta Hapsoro

Venue

Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur No.100
Bandung, Jawa Barat 40198 Indonesia
Phone:
+62 22 2507939
Website:
www.selasarsunaryo.org

Event Details

Date:
26 July - 18 August
Cost:
RP 25000
Space:
Ruang A, Ruang B, Bale Tonggoh, Ruang Sayap
Curator:
Winfried Nerdinger, Adhi Nugraha dan Chabib Duta Hapsoro

Venue

Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur No.100
Bandung, Jawa Barat 40198 Indonesia
Phone:
+62 22 2507939
Website:
www.selasarsunaryo.org